Jawaban untuk seseorang yang mengatakan saya bodoh

Saya? Kuliah tidak kelar-kelar? Maaf anda keliru. Setelah lulus SMA dengan kondisi ekonomi keluarga yang terpuruk, saya berangkat ke Pontianak. Saya ikut tes gelombang ke tiga. Karena sebelumnya saya sakit keras. Mama putus asa, sampai bilang "kalo mau mati, mati aja." Alhamdulillah diberi kesembuhan dan masih bisa mengejar gel. 3 untan. Saya tidak lulus, dan masuk DI Datacom tanpa tes, Ayah yg mengantar ke Pendaftaran, saya menggunakan kantok plastik hitam untuk membawa ijazah. Selama setahun saya dibiayai bibi saya kuliah. Selesai DI, saya melanjutkan DIII. Sebenarnya saya iktu tes PGSD, tapi tidak lulus. Benar kata akhi saya bodoh. Karena, saya tidak sempat belajar waktu sma. Bantu cari duit, jaga adik-adik saya sampai mama pulang kerja. Saya tidak ada uang untuk les. Namun, saya yang awalnya diragukan bisa kuliah jauh-jauh, karena sifat saya yang suka toledor, ada sebagian keluarga melecehkan saya bisa kuliah tinggi.. Saya bisa membuktikan selesai tepat waktu. Karena kondisi keuangan lagi surut, DIII kemarin papa dapat rezeki. Saya melihat Papa semangat setelah menyaksikan saya bisa menyelesaikan DI. Dia banting tulang, jadi kuli untuk saya bisa kuliah. Namun tak ada biaya lanjut SI. Lagian ada sesuatu yang tak bisa dimengerti kenapa? Karena memang tak ada uang waktu itu. Saya harus sabar menanti bisa kuliah. Saya mengisi waktu dari tahun ke tahun, mengajar di TPA, mengisi mentoring ISLAM di SMA, bekerja di KPPN. Kesibukan itu tak membuat saya lupa, keinginan kuliah. Kenapa saya gila kuliah? saya ke sekolah pulang jalan kaki dengan jarak yang jauh dari rumah, karena tiap hari bekalnya hanya 1000, 500 untuk naik oplet berangkatnya, 500 kadang saya kehausan. akhirnya memutuskan jalan kaki pulang sekolah. Sering saya tertimpa hujan deras, sehingga pulang basah kuyup. Kadang tiba di sekolah saya basah kuyup. Beberapa kali saya bermimpi kembali ke Pontianak. Saya hanya menangis dalam hati. Namun, ternyata ALLAH tidak tidur. Pintu rizki itu terbuka, sehingga saya bisa kuliah. Lewat adik saya yang awalnya masuk SMA Pontianak karena ingin mengasah kemampuan di bidang badminton. Akhirnya saya bisa kuliah. Alhamdulillah.


Unknown

2 comments:

Admin DC said...

Kalimatullah yg terakhir salah, mohon di perbaiki mbak, karena lain tulisan lain artinya
Maaf jika lancang mengingatkan
Trimakasih

Negeri di Awan said...

Terima kasih mas :)

Instagram