Sambal Ubi


Ketika duduk dibangku Sekolah Dasar, saya, Ibunda, dan saudara-saudara saya punya usaha kecil-kecilan. Usaha ini bukanlah mata pencarian utama Ibunda, namun sampingan. Lumayan buat nutupin uang jajan saya dan ke lima saudara saya. Yang terdiri dari satu orang lelaki dan lima orang perempuan yang masih anak-anak. Bunda pada saat itu cukup kreatif. Beliau mulai berbisnis sambal ubi atau juga biasa disebut keripik pedas. Ubi ini bahasa Indonesia adalah singkong. Biasanya di waktu senggang sambil ngobrol, kita membuat sambal ubi. Salah satu kunci agar sambal ubinya crispy adalah direndam dengan air kapuk (kapuk biasanya

dimakan bersama dengan kapur sirih, yang warnanya putih gituuu), yang sebelum proses perendaman di iris setipis-tipisnya, kemudian dijemur. Setelah dijemur kemudian ubinya digoreng, sementara menggoreng ubi tumis sambalnya. Setelah dingin baru digaulkan (keripik ubi dengan sambalnya), kemudian masuk dalam bungkus plastik putih. ukuran ons. Dilem dengan lilin yang menyala... tahu donk... hihihi.... :) baru dititipkan ke kantin SD yang ada didekat rumahku. SDN.08 (sekarang 06). Nah, sekarang kita gak bisnis sambal ubi lagi, paling dibuat untuk makan sendiri. Sebenarnya aku mau sih... Ntarlah... Nah gambar di mari adalah gambar sambal ubi yang baru-baru ini dibuat adekku yang kelas I SMP atas binaan Ibunda tersayang...


Unknown

No comments:

Instagram