Olimpiade Olahraga Siswa (OOS) - Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2012

Bravo Olahraga...

Hai teman-teman diary pa kabar? udah makan siang belum? Udah? Alhamdulillah. Oiya aku akan menceritakan sebuah kisah dari Olimpiade Olahraga Siswa yang dilaksanakan setiap satu kali dalam setahun. Agendanya berupa pertandingan sepak bola, bola volley, badminton, pencak silat, catur, gymnastic, itu saja yang kuketahui. Habis aku bukan panitia. Hanyalah penonton dan pendamping yang tidak memberikan komentar dikala yang didampinginya bertanding. Hanya H2C, tahu dong apa itu H2C? okey kalo enggak tahu kuberitahu. H2C singkatan dari Harap-Harap Cemas. Dalam agama H2C dalam berdo'a itu dianjurkan, berharap do'a kita dikabulkan, dan cemas do'a kita tidak dikabulkan. Okey aku pendamping tidak terstruktur dari salah seorang adekku. Kali ini dia bermain single mewakili Putussibau Utara. Itu berarti ia sudah pernah mengalahkan teman-temannya dalam pertandingan badminton antar SMP sePutussibau Utara. Sayangnya kali ini ia gagal untuk bisa melaju kebabak final. Ia gagal dipertandingan pertama dengan skor 2-0 melawan kecamatan Suhaid. Hitung-hitung melatih mental, belajar menerima kekalahan. Saya juga berharap kepada seluruh atlet yang membela Putussibau Utara ini bisa memberikan yang terbaik dan menjadi juara. Boleh bertarung pada saat lomba, lawan kita adalah musuh kita, silahkan kalahkan dengan kemampuan yang kita miliki dan juga skill yang diperoleh dari pelatih. Namun di luar arena kita semua adalah teman. Saya hanya bisa memberikan dukungan buat adik saya Firdanti Fauziah... Semoga bisa jadi atlet yang proffesional. Kalau memang itu cita-citanya saya tidak melarang. Hanya berlatihlah... jangan sampai pas pertandingan kita tidak berdaya dihadapan lawan. Ujung-ujungnya hanyalah jadi bahan kasian... 
Menjadi pemenang butuh ketekunan dan kesabaran dalam menjalani proses serta sikap kita atas pilihan kita. Bila kita telah memilih untuk jadi atlet, maka kita kudu menjaga konsistensi kita dalam mengatur pola hidup kita. Mulai dari makan, minum, latihan, latihan dan terus latihan. Ingatlah kemenangan tidak bisa diperoleh seketika, semua butuh waktu.



Sebelum dikau menjadi juara
Jangan Berputus Asa Terhadap Apa yang Luput
“Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu.” (QS. Al Hadid: 23)


MEMBANGUN SIKAP MENTAL JUARA

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari pembentukan sikap mental juara, antara lain: menjadikan kita pribadi yang mandiri , cerdas , percaya diri, tidak cepat putus asa, serta menjadi sosok pribadi yang siap dan terbiasa untuk memecahkan masalah (problem solver). Sikap mental juara adalah bagaimana sikap kita supayamenang atau ingin mendapatkan sesuatu yang lebih baik dalam setiap langkah kita. Dengan jalan menghargai sekecil apapun prestasi yang kita miliki, dengan begitu kita juga akan belajar untuk menghargai orang lain, dan nyaman menjadi diri kita sendiri. Untuk membentuk Mental Juara dibutuhkan 7 sikap antara lain :

1. Kita membutuhkan kesempatan ,dukungan dan kerja sama , dari mana saja.
Ketika kita mulai berusaha dan bekerja, seluruh sel-sel tubuh kita mulai dari kaki, tangan hingga otak bekerja bersama-sama. Kita juga membutuhkan kerja sama dari orang orang di sekitar kita ayah, ibu, kakak, adik, guru ,kerabat , sahabat, teman, serta tetangga, Jika kita serius berusaha dan bekerja maka mereka tergerak untuk membantu dan akhirnya pekerjaan kitapun berhasil dan sukses. Kesempatan, dukungan dan kemenangan terjadi dari mana saja. Kesuksesan tidak akan datang pada orang yang sombong, boros (waktu dan uang) serta menyepelekan hubungan baik dengan orang lain. Dalam hal kemenangan atau Kesuksesan jika dikaitkan dengan konsep sederhana fisika, bahwa ketika sesuatu berada dalam kondisi kritis , serius  atau fokus maka setiap partikel di sekelilingnya bekerja serentak untuk mencapai titik ideal.
2. Kesempatan , dukungan dan kemenangan terjadi ketika kita mau melangkah.  Tantangan dan hambatan akan senantiasa hadir dalam setiap langkah kehidupan. Dukungan , kesempatan dan kemenangan terjadi bila kita tidak takut untuk terus melangkah, Semua berawal dari niat dan kegigihan.
3. Niat / Kemauan kuat dan Kritis akan melahirkan kreativitas.
Salah satu ciri mental juara adalah pioneer (perintis) yang memiliki kreativitas tinggi. Belajar memecahkan masalah yang sulit akan membuat seseorang menjadi cerdas, semakin sering  kita berhasil memecah-kan masalah yang sulit semakin cerdaslah kita. Namun jika kita merasa tidak bahagia di dalam hati (tidak nyaman, resah, gelisah dan sejenisnya) menandakan ada suatu yang salah dalam kehidupan kita.  Untuk itu kita harus berbuat sesuatu, kita harus bisa mengubahnya, sehingga dari ketidaknyamanan itu bisa merubah kita ke arah yang lebih baik dan membuat kita bahagia.
4. Fokus pada tujuan Hidup.
Kita harus memiliki tujuan hidup dan focus pada tujuan hidup kita, artinya jika kita tahu kemana kita akan pergi maka kita akan menemukan jalan dan segala yang kita butuhkan untuk menuju kesana dengan demikian proses pencapaian yang kita jalaninya memiliki tujuan-tujuan yang jelas.
5. Memiliki Impian .
Impian atau cita-cita merupakan titik awal sebuah proses pencapaian, milikilah impian dan cita cita setinggi tingginya dan dengan niat , semanggat dan tekad yang kuat raih dan wujudkan impian dan cita cita kita.
6. Tekun dan tidak ada kamus menyerah dalam meraih kemenangan.
Bermental juara berarti siap untuk terus berusaha dan melakukan yang lebih baik dan tidak mengenal kata ”gagal”. Kekalahan hanyalah kemenangan yang tertunda. Terus yakinkan diri kita bahwa kita selalu dapat berbuat lebih baik dari waktu ke waktu , Kita pantang bicara ”tidak mungkin”.Segala sesuatu adalah mungkin asal kita berupaya.
7. Kemenangan butuh waktu dan kesabaran.
Kemenangan merupakan proses yang tidak didapatkan dalam sekejap. Namun dari ketekunan dan proses panjang yang telah kita lewati pada akhirnya akan ada banyak hasil yang kita capai.
Semoga bermanfaat.

Unknown

No comments:

Instagram