Berubah Lebih Baik ^_^

Melakukan perubahan dalam jiwa itu sulit pada awalnya. Akan tetapi ku coba berfikir dewasa tanpa banyak menduga. Tua itu pasti, cara bersikap dan berfikir menentukan seseorang mudah menerima orang lain. Pesan singkat dari seorang sahabat lama. Hmm mendengar kata berubah.... Hijrah... Berpindah tempat. Pernah kita merasa bahwa kita selalu berada dalam lingkaran yang sama? Yups tentu saja. Ini tidak bisa dikatakan berubah. Tidak juga bisa dikatakan istiqomah ukhti wa akhi...Tidak juga bisa dikatakan suatu kesalahan... ada pemuda yang 7 tahun keukeh pengen jadi tentara, coba ikut tes gak berhasil-berhasil dan akhirnya berhasil. Mungkin di sini ia melakukan perubahan pada dirinya. Hijrah berarti berubah... melakukan perubahan, dari kecil ke besar, dari malas ke rajin, dari bodoh ke pintar, dari kanak-kanak ke dewasa, dari main-main menjadi bersungguh-sungguh...dari lamban menjadi cepat, dari jahat menjadi baik, dari apatis menjadi peduli, kotor menjadi bersih, dari biasa biasa saja menjadi luarrr biasa Allaahuakbar!!! Dan ada kalanya kita merasa perlu melakukan perubahan dari hal-hal yang kecil, yang sederhana...dari diri kita sendiri, tidak menunda-nunda, dimulai saat ini juga... Karena kita pasti inginkan perubahan dalam hidup kita. Seorang ayah, kepala rumah tangga inginkan perubahan dalam kehidupan ekonominya, agar anak-anaknya bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak, kendaraan yang bagus, pendidikan yang berkualitas... Maka seorang ayah memikirkan perubahan. Perubahan perekonomian.. Maka sang ayah mulai berfikir apa yang akan dia lakukan? how? what? who? when? where?... tak lepas dari kehidupan sehari-hari. Ayah dan bunda akan melakukan berbagai cara bagaimana kehidupan keluarganya bisa menjadi lebih baik... ...  Seorang anak yang merasa prestasinya biasa-biasa saja ingin melakukan perubahan dengan meningkatkan motivasi belajarnya agar ia lebih dihargai oleh lingkungannya. Ia pun melakukan perubahan dengan mengubah cara belajar, mengurangi waktu main-main, nonton tv, keluyuran ke luar rumah, ngumpul-ngumpul bareng teman-teman, dll. Berfikir dewasa mungkin yang dimaksud anti adalah berfikir positif... Hanya saja saya kurang jelas kata menduga... dan saya kurang setuju. Kita boleh terbuka sama siapa saja, namun jangan mudah dipengaruhi. Mungkin yang dimaksud di sini adalah berfikir negatif gitu?? nah saya setuju, kalo kita mau maju kita harus berfikir positif terhadap perubahan... Dalam segala situasi... dan kondisi... Perubahan bisa dirasakan juga oleh lingkungan kita...
Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia adalah orang yang dzolim
Barang siapa yang hari ini sama dengan kemarin ia adalah orang yang rugi
dan barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin maka ia adalah orang yang beruntung.



Tips Melakukan Perubahan ala Rasulullah saw.:

  1. Luruskan dan niatkan setiap kegiatan kamu hanya untuk Allah SWT.
    Kapanpun, dimanapun dan apapun yang sedang kamu lakukan, baik sendirian maupun bersama teman-teman, usahakan selalu mengingat Allah SWT. Berdoalah dan niatkanlah semuanya hanya demi Allah SWT.
  2. Praktekkan selalu apa yang kamu katakan.Kerjakanlah selalu apa yang kamu katakan pada teman-teman. Yakinkan teman-teman kamu bahwa Islam memang menjadi panduan hidup dan selalu konsisten kamu kerjakan.
  3. Teladani Al-Qur’an dan Sirah Rosulullah SAW dalam mensyiarkan Islam.Banyak sekali pelajaran mengenai cara syiar Rasulullah SAW dalam menyebarkan Islam yang terdapat di Al-Qur’an dan Sirahnya. Gunakan itu sebagai panduan syiar Islam kamu.
  4. Jangan menilai teman kamu hanya dari wajah atau penampilannya.Terkadang wajah dan penampilan bisa menipu. Bisa saja teman kamu yang pendiam dan sopan ternyata punya pekerjaan sampingan sebagai penari striptis, atau sebaliknya, bisa saja teman kamu yang nyentrik dan gaul, ternyata adalah seorang muslim yang taat. Hadapilah setiap orang dengan sikap yang sama, seakan-akan kamu belum mengenal mereka.
  5. Tersenyumlah :-)
    Banyak sekali kita jumpai muslim yang taat menunjukkan wajah serius bahkan terlihat sebal jika diantara kalangan non muslim. Salah! Seperti kata Pak Mario Teguh, Tersenyumlah! dan perhatikan apa yang terjadi :-)
  6. Ambillah inisiatif pertama jika bepergian bersama mereka.Usahakan selalu ambil inisiatif pertama jika akan bepergian. Jauhkan teman-teman kamu dari tempat-tempat yang tidak baik.
  7. Tunjukkan pada mereka bahwa Islam itu tetap relevan kapanpun juga.Banyak orang yang beranggapan bahwa Islam itu kuno dan ketinggalan zaman. Tunjukkan pada mereka bahwa ajaran Islam itu relevan kapanpun juga.
  8. Ajaklah mereka untuk ikut kegiatan sosial bersama kamu.Ketika ada kegiatan amal atau sosial, ajaklah teman-teman kamu untuk ikut serta. Partisipasi mereka akan banyak berpengaruh positif pada kedekatan kamu dengan mereka, dan terbukanya hati mereka untuk menolong sesama.
  9. Tanyakan kepada mereka 4 hal mendasar.Pada setiap kesempatan, pancinglah mereka untuk menjawab 4 pertanyaan ajaib ini. Empat pertanyaan ini seringkali dapat dengan mudah mengarahkan pembicaraan kepada Allah dan Islam dengan halus.
    a. Apa tujuan hidup kamu dan apa yang membuat kamu bahagia secara jujur dari hati terdalam?
    b. Apa sih yang kamu percayai?
    c. Kepada siapa seharusnya kita berterimakasih atas semua nikmat ini?
    d. Apakah semua keberhasilan kamu sampai hari ini tanpa bantuan orang lain?
  10. Lakukan dan tunjukkan kepada mereka bahwa sholat 5 waktu itu terpenting dari semua kegiatan.Tunjukkan pada mereka bahwa sholat 5 waktu itu adalah yang terpenting dalam semua waktu kamu. Katakanlah pada mereka bahwa itulah saat-saat kita berhubungan langsung dengan Allah SWT dan saat itu, kita bisa meminta bantuan apapun kepada-Nya. Jika teman kamu sedang menghadapi masalah, ajaklah dia untuk berdoa atau bahkan ikut sholat dengan kamu.
  11. Angkatlah sikap-sikap orang dewasa yang positif di depan teman-temanmu.Seringkali anak-anak muda menganggap orang dewasa (termasuk orang tua mereka) kuno dan -maaf- ‘bodoh’. Tunjukkan rasa hormat kamu pada orang-orang dewasa dan pujilah sikap orang dewasa yang positif, misalnya: ketika ada yang menolong anak muda lain, atau ketika ada da’i yang memberikan dakwah yang menarik, atau ketika ada yang memberi sumbangan dana untuk bencana, dll. Hal-hal itu tidak hanya akan membuka perspektif baru bagi teman-teman kamu, tapi juga akan membuat mereka lebih hormat pada orang tua mereka. Ingatlah, hormat kepada orang tua sangat dinilai tinggi dalam Islam.
  12. Dukunglah dan bantulah teman kamu yang meneladani atau mulai mengikuti ajaran Islam.Ketika pada akhirnya ada seorang teman kamu yang tertarik dan berusaha mengikuti ajaran Islam, segera bantu dan dukunglah dia semaksimal mungkin. Hadirlah selalu di dekatnya agar imannya yang masih lemah terus terbina dengan kehadiran kamu.
Semoga hal-hal di atas bisa membantu kamu. Ingatlah bahwa dakwah itu bukan hak seorang muslim, tapi merupakan KEWAJIBAN kita. Setiap kita punya tugas untuk mensyiarkan cahaya Islam kepada siapapun juga, dimanapun kita berada dan siapapun teman-teman kita. Semoga Allah SWT selalu melindungi dan meridhoi langkah kita. Amiiin. Sukses teman-teman :-)http://cara-muhammad.com

Unknown

No comments:

Instagram