Dalam basah di ranah jiwa

Bersembunyi di sini
kala hujan membasahi jiwa ...
berusaha tuk meredam emosi ...
karena mereka tak kunjung padam 
menyuarakan nasehat-nasehat mereka, pendapat-pendapat mereka
dan opini-opini mereka

tanpa mereka tahu 
mereka telah membuatku terluka...
cukuplah sudah menghakimi orang lain...
sahabat yang ku cintai karena Allah...
apakah kalian tahu apa yang sebenarnya terjadi
pada diriku...? Tidak kan? Sebenar tujuannya apa sih?
Lantas kenapa kalian terus menghakimiku...
sehingga jiwa ini terluka..
apakah kalian peduli dengan luka di hatiku ini?
kalau peduli... mari bicara dari hati ke hati...
seorang pemberani tidak hanya bisa menyindir
tapi jua berani berkata terus-terang,
meski pun pahit kenyataannya...
sahabatku yang kucintai karena Allah...
bukankah Allah telah berfirman "Allah akan mengazab bagi orang-orang yang menuduh 
bahwa wanita itu jahat, padahal 
wanita baik-baik..."? bukankah hakikat dakwah menarik pendukung sebanyak-banyaknya?
bukan sebaliknya... membuat orang lain lari dan anti pati...
cukup sekali, dua kali, atau tiga kali... mengingatkanku..
jangan itu itu terus... aku juga dalam proses pembelajaran
avatar sedang berdo'a... pada Allah SWT.
yaa Allah... katanya(mereka) teman... tapi koq menyakitkan?
Yaa Allah mereka telah mendzolimi aku...maka kabulkan do'a dan wujudkan keinginanku...
... dan jadillah sahabatku...
Yaa Allah... bantu aku meredam emosiku... 
Astaghfirullahal'adziim... Terima kasih atas hinaan ini... semoga Allah membalas dosa mu...
Amiin Yaa Allah ... Yaa Rahmaan ... Yaa Rahiim ... Yaa Rabbal Aalamiiin...

Unknown

No comments:

Instagram